Apa yang terucap dari bibir ini gak pernah penting sampai akhirnya terucap darimu, sayang. Aku hanya mau kamu, aku hanya menginginkan kamu, sayang. Setidaknya kita sudah mencobanya ya,. Setidaknya kita sudah berusaha meskipun gak berhasil, dan setidaknya kita tahu itu sekarang, gak hanya diam, saling bermimpi saling memiliki lagi, kita sudah saling berusaha untuk mencoba menjadi yang terbaik. Mungkin Tuhan memberikan kesempatan lagi kepada kita agar kita tahu kita gak akan berhasil, disini. Cinta kita terlalu mengaggumkan untuk bisa disatukan, gak ada sesuatu wadah pun yang mampu menampungnya. Didunia ini. Aku masih mengingat ketika dahulu aku merasa sangat-sangat tidak pantas untukmu karena menurutku, cinta aja gak cukup, tapi kamu dengan keyakinan sebesar itu meredam raguku, dengan keyakinan tentang cinta itu adalah segalanya, dengan cinta semua bisa kita raih, apapun bisa selama kita bersama. Tapi sepertinya semua itu rusak sudah yaa,. Dan gak akan pernah bisa utuh lagi, gak bisa lagi seperti kemarin, gak akan pernah bisa sama atau bahkan gak akan ada lagi. Maaf, jika aku butuh lebih banyak waktu untuk bisa ikhlas dan sempat menahanmu berharap kamu berubah pikiran, kamu tahu sampai kapanpun hati ini gak akan pernah bisa ikhlas melepas kamu, sayang. “There is a danger in loving somebody too much and it’s sad when you know it’s your heart you can’t trust, There is a reason why people don’t stay where they are, baby sometimes love just ain’t enough”. Aku hanya tidak tahu harus berbuat apa, setiap apa yang aku perbuat atau katakan tanpa sengaja selalu menyakitimu, lalu terlintas Tanya ini “apakah aku benar mencintaimu?” aku hanya menghambatmu melangkah, menghambatmu menemukan Imam yang lebih baik yang lebih pantas menuntunmu yang tak diragukan oleh orangtuamu. Semoga kamu menemukan dia, belahan hatimu yang sesungguhnya. Aku masih akan selalu disini, Untukmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar