24 Agustus 2010

-masih pantaskah, aku?-

Aku telah mati dan terkubur di dasar hati seseorang, maaf jika sampai kini aku hanya bisa diam. Mungkin, aku memang lupa seperti apa atau bagaimana rasanya berbagi hati, siapa yang salah ketika kita pernah salah mengartikan sebuah rasa atau telah salah memberikan yang ternyata itu yang tersisa dari diri kita ?

Aku menutup semua pintu dan jendela yang memungkinkan rasa itu mungkin datang lagi,. dan seandainya-pun ada yang datang dan berhasil masuk itu bukan karena aku membukakan untuknya hatiku, melainkan karena mungkin dia menemukan jalan rahasia diantara para Malaikat dan Bidadari menuju tempat yang bahkan aku sendiripun lupa apakah tempat itu pernah berpenghuni seorang yang keangguannya menutup mataku dari keanggunan yang lainnya lagi.

Maka pertanyaan inilah yang akan mungkin hadir ketika di ujung pelangi sebuah cinta menawarkan untuk dinikmati, 'masih pantaskah, aku?'

Tidak ada komentar:

Posting Komentar